What is “Dancing in The Rain?”


Pernah nggak sih, sekali dalam hidup kita bermain hujan-hujanan? Aku yakin, hampir semua jawab “iya” meski juga “dimarahin mama” atau “masuk angin”. Tapi walau dimarahin atau kita jadi sakit habis hujan-hujanan, pasti ada perasaan puas dan pingin ngulang lagi :)

Karena alasan itulah, aku menamai blog ini dengan “Dancing in The Rain”. Aku pingin semua yang baca blog ini nggak merasa sia-sia untuk sekadar mampir dan baca tulisan-tulisan saya. Dan akhirnya setelah itu, mereka (dan KAMU) jadi lebih senang, puas, atau sensitif.

Sensitif?

Iya sensitif. Aku nggak tahu apa kalian merasakannya juga, but every time it rains, I feel more sensitive. Aku jadi lebih banyak merenung. Teringat dengan semua kejadian dalam hidupku yang sudah jauhhh terkubur dalam ingatan.

Aneh ya, ketika kita sudah melupakan sesuatu, sekecil apapun itu, kita akan ingat semuanya dengan jelas saat kita sedih atau saat hujan turun. Aku suka banget mengingat hal-hal yang indah meski itu nggak akan pernah kurasakan untuk kedua kali.

Ah kedengarannya kok aku kayak menciptakan filosofi hujan gini ya? =.=
Well then, enjoy my raindrops…and go dancing in the rain guys!

:)

P.S: aku nggak pernah hujan-hujanan lho, soalnya kalau kena hujan pasti pusing :p

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment